
BANYUWANGI — Rumah Kreatif Damar Art kembali menghadirkan proses penciptaan karya tari melalui “Sradha Patni”, sebuah karya yang berpijak pada kisah Dewi Sritanjung. Karya ini membawa gagasan tentang posisi perempuan sebagai seorang istri yang memiliki peran mulia dalam menghadirkan cinta, kasih sayang, dan kesetiaan dalam hubungan.
Namun, kesetiaan dalam karya ini tidak berdiri sendiri. Ia juga dibangun melalui kepercayaan yang menjadi fondasi penting dalam sebuah hubungan. Dari titik inilah Sradha Patni berangkat untuk membaca kembali nilai-nilai yang terkandung dalam kisah Dewi Sritanjung melalui bahasa tari dan musik.
Karya Sradha Patni dikoreografikan oleh Bunga Shintia Ramadani dan Denisa Meta Nurviyanti, dengan komposer Nadzar Rangga Iqbal Tara. Proses penciptaan mendapatkan pendampingan dari Lista Dewi Ramadhaningrum, S.Sn., sementara kurasi tari dilakukan oleh Lilik Subari, M.Sn. dan Eko Ari Bawanto, S.Sn.
Pada sisi musik, karya dikuratori oleh Achzana Ilhamy, S.Sn., sedangkan Echa Puri Albatiruna dan S.A.W. Notodihardjo, S.Pd. bertindak sebagai kurator naskah.
Karya ini diperankan oleh tujuh penari, yaitu Friska Amalina Mumtazah, Relisa Icha Alista, Alika Dwi Lestariyani, Zahra Asfa’ullya, Audry Javiera May Izora, Sheryl Delia Putri, dan Maureen Putri Claresta.
Sajian musikal didukung oleh Rahma Diva, Nova Aditya Ananda, Gagah Asteno, Dicky Kurniawan, Tegar Solaiman, Wilson Bintang Ardana, Febri Baghiz Rifqi, dan Dwi Nanda Setiawan.
Produksi artistik Sradha Patni juga melibatkan Cinde Sutro, Divi Art Shop Banyuwangi, dan Damar Art Collection untuk kebutuhan kostum. Tata rias ditangani oleh Denisa Meta Nurviyanti, sementara produksi audio dipercayakan kepada SR Audio dan tata cahaya kepada Ubaid Studio. Dukungan produksi juga hadir dari Dilux Visual, Divi Art Shop Banyuwangi, Cinde Sutro, Damar Art Collection, dan SR Audio.
Membaca Kembali Nilai dari Sebuah Kisah
Melalui Sradha Patni, Damar Art tidak hanya memindahkan sebuah kisah ke atas panggung. Karya ini menjadi ruang untuk membaca kembali nilai yang terkandung di dalamnya dan menghubungkannya dengan kehidupan manusia hari ini.
Cinta membutuhkan kasih sayang. Kesetiaan membutuhkan kepercayaan. Dan hubungan antarmanusia membutuhkan kemampuan untuk saling memahami.
Dari kisah Dewi Sritanjung, Damar Art kembali belajar bahwa karya seni dapat menjadi ruang untuk merawat ingatan, membaca nilai, dan menghadirkan kembali cerita lama dalam bahasa yang dapat dirasakan oleh generasi hari ini.
Diproduksi oleh Rumah Kreatif Damar Art
Copyright © 2025
Salam Damar Art Kuat! 💪
Salam Damar Art Murub! 🔥
Salam Seni dan Budaya!
#DamarArt #RumahKreatifDamarArt #SradhaPatni #KaryaTariSradhaPatni #DewiSritanjung #Sritanjung #BungaShintiaRamadani #DenisaMetaNurviyanti #SeniTari #KaryaKoreografi #SeniTradisionalBanyuwangi #BudayaBanyuwangi #Banyuwangi #DamarArtBanyuwangi #DamarArtMurub #Cinta #Kesetiaan #Kepercayaan #KaryaBudaya