Wiji Amelia Putri
Jabatan : Pelatih Tari
- 0859195377391
- [email protected]
Profil Singkat
Lahir di Banyuwangi pada 30 Mei 2007, Wiji Amelia Putri tumbuh dalam keluarga sederhana yang menanamkan semangat untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri. Sejak usia dini, ia memilih menjadikan seni tari sebagai bagian dari perjalanan hidupnya. Ketertarikan tersebut terus berkembang melalui berbagai proses latihan, pengalaman berkesenian, dan perjumpaan dengan kekayaan budaya Banyuwangi yang menjadi sumber inspirasi dalam setiap langkahnya.
Kecintaannya terhadap dunia tari membawanya melanjutkan pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya, Program Studi Seni Tari, pada tahun 2026. Baginya, pendidikan merupakan ruang untuk memperdalam pengetahuan, mempertajam kepekaan artistik, sekaligus memperkuat tanggung jawab sebagai generasi muda yang akan meneruskan estafet pelestarian seni dan budaya Indonesia.
Perjalanan berkesenian Wiji semakin berkembang sejak bergabung dengan Rumah Kreatif Damar Art pada tahun 2023. Di rumah kreatif inilah ia menemukan ruang yang membentuk kemampuan artistik sekaligus karakter dirinya. Melalui berbagai proses latihan, penciptaan karya, dan pertunjukan, Wiji belajar bahwa seni tidak hanya mengajarkan teknik, tetapi juga kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta kepekaan terhadap kehidupan dan budaya masyarakat. Konsistensinya dalam berproses menjadikan Rumah Kreatif Damar Art sebagai rumah yang terus menumbuhkan semangat belajar dan berkarya.
Keberanian untuk menciptakan karya diwujudkannya melalui karya tari Lencatan, yang terinspirasi dari permainan tradisional anak-anak. Karya tersebut menjadi tonggak awal perjalanan kreatifnya sebagai seorang koreografer muda, sekaligus bentuk kepeduliannya dalam mengangkat kembali nilai-nilai budaya lokal melalui bahasa tari yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Baginya, setiap karya adalah ruang untuk merawat ingatan kolektif sekaligus menghadirkan perspektif baru terhadap tradisi.
Berbagai pengalaman artistik turut memperkaya perjalanan tersebut. Pada tahun 2023, Wiji berhasil meraih Juara III Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Banyuwangi melalui karya tari Lukat. Pada tahun yang sama, ia juga berpartisipasi dalam Festival Bhumi Atsanti di Yogyakarta, sebuah pengalaman yang memperluas wawasannya mengenai keberagaman seni pertunjukan Indonesia. Konsistensinya terus berlanjut dengan keikutsertaan dalam Semarak Budaya Indonesia selama tiga tahun berturut-turut, yaitu pada tahun 2023, 2024, dan 2025, yang menjadi ruang penting untuk memperkaya pengalaman artistik sekaligus memperkenalkan seni Banyuwangi di tingkat nasional.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan dalam perjalanan berkesenian Wiji adalah ketika dipercaya menjadi bagian dari Tim Gamelan Jawa Timur pada rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Presiden pada tahun 2025. Kesempatan tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang profesionalisme, disiplin, dan kerja kolektif dalam sebuah pertunjukan berskala nasional. Pengalaman itu semakin menguatkan keyakinannya bahwa setiap proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan membuka jalan menuju ruang pengabdian yang lebih luas.
Bagi Wiji Amelia Putri, seni tari adalah perjalanan panjang yang dibangun melalui ketekunan dan konsistensi. Setiap latihan, setiap karya, dan setiap panggung merupakan bagian dari proses untuk terus bertumbuh sebagai manusia sekaligus seniman. Bersama Rumah Kreatif Damar Art, ia percaya bahwa menjaga budaya bukan hanya tentang melestarikan tradisi, tetapi juga tentang menghadirkan karya-karya baru yang tetap berpijak pada akar budaya dan mampu menginspirasi generasi yang akan datang.
"JANGAN BANYAK BICARA TAPI TAMPARLAH DENGAN HASIL YANG NYATA."
Pendidikan
Mahasiswa
Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya