Arletha Bhineka Warmadewi Wahyuning Mulyanto
WhatsApp Image 2026-07-01 at 19.01.01
Arletha Bhineka Warmadewi Wahyuning Mulyanto
Jabatan : Pelatih Tari

Profil Singkat

Lahir di Banyuwangi pada 16 April 2010, Arletha Bhineka tumbuh dalam keluarga sederhana yang menanamkan kecintaan terhadap seni sejak usia dini. Ketertarikannya pada seni tari menjadi awal dari perjalanan panjang yang terus berkembang hingga kini. Baginya, tari bukan hanya sekadar gerak yang dipelajari di atas panggung, tetapi juga ruang untuk mengenal budaya, membangun karakter, dan menumbuhkan rasa percaya diri dalam setiap proses kehidupan. Sejak kecil, Arletha menekuni dunia tari dengan penuh semangat. Ketekunan tersebut terus ia pelihara hingga saat ini, di tengah aktivitasnya sebagai pelajar jenjang Sekolah Menengah Atas. Baginya, pendidikan formal dan pendidikan seni berjalan beriringan sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik. Melalui keduanya, ia belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan pentingnya terus mengembangkan diri. Perjalanan berkeseniannya semakin berkembang ketika bergabung dengan Rumah Kreatif Damar Art pada tahun 2024. Bersama Damar Art, Arletha menemukan ruang belajar yang tidak hanya mengembangkan kemampuan teknik menari, tetapi juga membentuk kepribadian, jiwa kolaboratif, serta kecintaan terhadap kebudayaan Banyuwangi. Rumah Kreatif Damar Art menjadi tempat baginya untuk terus bertumbuh sebagai generasi muda yang siap menjaga dan mengembangkan seni tradisi melalui proses belajar yang berkelanjutan. Berbagai pengalaman artistik turut memperkaya perjalanan tersebut. Pada tahun 2024, Arletha mengikuti Pekan Seni Pelajar (PSP) tingkat Kabupaten Banyuwangi melalui karya tari Genjah Gumiwang, sekaligus berpartisipasi dalam Semarak Budaya Indonesia di Surakarta. Kedua pengalaman tersebut menjadi ruang pembelajaran yang memperluas wawasan, mempertemukan dirinya dengan berbagai ekspresi seni Nusantara, serta menguatkan keyakinannya bahwa seni mampu menjadi jembatan yang menghubungkan budaya dari berbagai daerah. Pada tahun 2025, Arletha kembali mengembangkan kemampuannya melalui berbagai peran dalam dunia pertunjukan. Ia berpartisipasi dalam Banjoewangi Tempoe Doeloe melalui karya tari Wanci Kahuripan, sekaligus dipercaya sebagai penata busana pada ajang Pekan Seni Pelajar (PSP) melalui karya Koptu Ruswadi. Pengalaman tersebut memperluas pemahamannya bahwa sebuah pertunjukan seni dibangun oleh berbagai unsur yang saling melengkapi. Tidak hanya gerak tari, tetapi juga tata busana, estetika visual, dan kerja sama seluruh tim menjadi bagian penting dalam menghadirkan sebuah karya yang utuh. Bagi Arletha Bhineka, seni adalah perjalanan untuk terus belajar, berproses, dan mengembangkan diri. Setiap latihan, setiap panggung, dan setiap karya merupakan kesempatan untuk memperkaya pengalaman sekaligus menjaga keberlangsungan budaya Banyuwangi. Bersama Rumah Kreatif Damar Art, ia berkomitmen untuk terus melestarikan, mengembangkan, dan memperkenalkan seni tari tradisional kepada masyarakat sebagai bagian dari warisan budaya yang harus terus hidup di tengah perkembangan zaman.

Pendidikan

Pelajar
SMAN PURWOHARJO
No data was found