CACCA’AN: DAMAR ART HADIRKAN SUARA LAUT DAN INGATAN NELAYAN DALAM PETIK LAUT MUNCAR 2025
CACCA’AN: DAMAR ART HADIRKAN SUARA LAUT DAN INGATAN NELAYAN DALAM PETIK LAUT MUNCAR 2025
Fri, 7 August 2026 2:37
IMG_20260806_221535_855

Laut Mengeram Doa, Angin Menyulam Ingatan

MUNCAR — Laut kembali menjadi ruang perjumpaan budaya dalam rangkaian Petik Laut Muncar 2025. Pada 8 Juli 2025, Pelabuhan Muncar menjadi panggung bagi Pagelaran Kolosal Caccâ’an, sebuah pertunjukan yang mempertemukan suara laut, nyanyian rakyat, kesenian, dan memori kolektif masyarakat pesisir.

Pagelaran ini merupakan kolaborasi Damar Art bersama Punel Communication, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pelaku seni, di antaranya SAW Notodihardjo, Sugab, Welly A. Ridho, Pemuda/i Kalimoro, serta anak-anak Kalimoro.

Berbagai bentuk ekspresi hadir dalam satu ruang pertunjukan. Mulai dari Tembang Mocoan oleh Welly A. Ridho, Tembang Dholanan oleh anak-anak Kalimoro, Blanthik Bhinik Caccâ’an oleh Pemuda/i Gang Dewa, Monolog Manol oleh Sugab, Baca Puisi oleh SAW Notodihardjo, hingga sajian Majâng Untingan oleh Damar Art.

Melalui karya musik Majâng Untingan ciptaan Achzana Ilhamy, Damar Art turut menyumbangkan perspektif artistiknya terhadap kehidupan masyarakat nelayan Muncar. Sajian tersebut berhasil menarik perhatian ratusan penonton yang hadir dalam rangkaian Petik Laut Muncar 2025.

Bagi Damar Art, Caccâ’an bukan sekadar bunyi atau tradisi lisan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di dalamnya terdapat pengalaman bekerja, doa, kegelisahan, kebersamaan, dan hubungan manusia dengan laut sebagai ruang hidup.

Karena itu, keterlibatan Damar Art dalam pagelaran ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkenalkan dan menempatkan budaya maritim Muncar, khususnya Caccâ’an nelayan, sebagai identitas yang patut dibanggakan dan terus diwariskan.

Pagelaran ini juga didukung oleh PN Communication, Lesbumi NU Muncar, DKKB, dan Damar Art.

Laut sebagai Ruang Hidup, Caccâ’an sebagai Ingatan

Bagi masyarakat pesisir, laut bukan hanya tempat mencari penghidupan. Laut adalah ruang yang menyimpan doa, ingatan, pengalaman, dan cerita yang diwariskan.

Damar Art percaya bahwa ketika ingatan itu dibawa ke panggung, budaya tidak hanya sedang dipertunjukkan—tetapi sedang dihidupkan kembali agar generasi berikutnya mengenal dari mana mereka berasal.

Semoga Caccâ’an terus menjadi kebanggaan masyarakat Muncar dan menjadi bagian dari kekayaan budaya maritim Banyuwangi yang terus dirawat bersama.

Salam Damar Art Kuat! 💪
Salam Damar Art Murub! 🔥
Salam Seni dan Budaya!

#DamarArt #DamarArtKuat #DamarArtMurub #RumahKreatifDamarArt #PunelCommunication #Caccaan #Caccâan #BudayaMuncar #BudayaMaritim #PetikLautMuncar #PetikLautMuncar2025 #Muncar #NelayanMuncar #MajangUntingan #SeniTradisi #Banyuwangi #DamarArtBanyuwangi #BudayaPesisir #PemajuanKebudayaan

Uncategorized

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Workshop Tari Damar Art 2026: Dari Kota ke Kota, Damar Art Bergerak: 4 Kota Jawa Timur Jadi Ruang Sinau Bareng Seni Tari
Jawa Timur, 2026 — Rumah Kreatif Damar Art kembali memperluas perjalanan berk...
Tue, 8 September 2026 | 8:29
Semarak Kemerdekaan Bersama Damar Art 2026: Mengenang Perjuangan Pahlawan Bangsa
Banyuwangi, 17 Agustus 2026 — Semangat kemerdekaan terasa meriah di pelataran...
Sat, 22 August 2026 | 3:08
DAMAR ART GOES TO MAGELANG: Membawa “Wanci Kahuripan” ke Festival Bhumi Atsanti V
Magelang, 22 Agustus 2026 — Rumah Kreatif Damar Art kembali membawa karya sen...
Sat, 22 August 2026 | 3:06
WORKSHOP TARI DAMAR ART SIAP SAMBANGI 4 KOTA JAWA TIMUR, BAWA WANCI KAHURIPAN DAN TANJUNG GEMIRANG
GRESIK – SURABAYA – MALANG – PASURUAN. Rumah Kreatif Damar Art kembali memper...
Sat, 8 August 2026 | 10:41