WORKSHOP TARI DAMAR ART SIAP SAMBANGI 4 KOTA JAWA TIMUR, BAWA WANCI KAHURIPAN DAN TANJUNG GEMIRANG
WORKSHOP TARI DAMAR ART SIAP SAMBANGI 4 KOTA JAWA TIMUR, BAWA WANCI KAHURIPAN DAN TANJUNG GEMIRANG
Sat, 8 August 2026 10:41
workshop-4-kota

GRESIK – SURABAYA – MALANG – PASURUAN. Rumah Kreatif Damar Art kembali memperluas langkah dalam pengembangan seni pertunjukan melalui program Workshop Tari Damar Art: Wanci Kahuripan dan Tanjung Gemirang. Program ini dirancang dalam format roadshow ke empat kota di Jawa Timur, yakni Gresik, Surabaya, Malang, dan Pasuruan.

Bukan sekadar workshop tari, kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan, pengalaman artistik, serta transfer pengetahuan langsung mengenai proses penciptaan karya tari berbasis tradisi Banyuwangi.

Dua karya Damar Art, Wanci Kahuripan dan Tanjung Gemirang, akan menjadi materi utama dalam kegiatan ini. Peserta tidak hanya diajak mempelajari repertoar gerak, tetapi juga memahami filosofi, karakter, musikalitas, interpretasi, hingga proses kreatif yang melatarbelakangi lahirnya kedua karya tersebut.

Melalui workshop ini, Damar Art membawa pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan riset budaya, eksplorasi artistik, dan inovasi koreografi. Peserta akan mendapatkan pengalaman mulai dari pengenalan konsep penciptaan, proses riset dan eksplorasi, teknik gerak, pendalaman ekspresi dan musikalitas, hingga diskusi mengenai penciptaan karya tari yang berpijak pada tradisi.

Karya Wanci Kahuripan mengangkat perjalanan manusia dalam menemukan harmoni antara diri, sesama, alam, dan Sang Pencipta. Sementara Tanjung Gemirang merefleksikan kekayaan budaya dan identitas masyarakat Banyuwangi melalui pertemuan gerak tradisi dengan pendekatan koreografi yang lebih kreatif dan kontemporer.

Program ini terbuka bagi pelajar SMP dan SMA/SMK, mahasiswa seni dan pendidikan, guru seni budaya, sanggar tari, komunitas seni, koreografer muda, hingga seniman tari.

BUKAN SEKADAR BELAJAR GERAK

Damar Art memandang bahwa proses pembelajaran karya tari tidak berhenti pada kemampuan menghafal koreografi. Pemahaman terhadap latar budaya, filosofi, karakter gerak, musikalitas, serta konsep penciptaan menjadi bagian penting agar sebuah karya dapat dipelajari dan dipentaskan secara utuh.

Hal tersebut menjadi semakin penting ketika sebuah karya telah dipelajari dan dipentaskan di berbagai ruang. Transfer pengetahuan secara langsung dari pencipta diharapkan dapat meminimalkan perbedaan interpretasi, perubahan struktur koreografi, maupun kekeliruan penyajian yang dapat mengurangi substansi dan kualitas artistik karya.

Melalui roadshow ini, Damar Art ingin menghadirkan ruang belajar yang otentik sekaligus membangun kesadaran profesional dalam berkesenian.

Selain aspek artistik, workshop juga menjadi ruang edukasi mengenai penghargaan terhadap Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam seni pertunjukan. Karya Wanci Kahuripan dan Tanjung Gemirang telah memperoleh perlindungan melalui pencatatan HKI. Karena itu, proses pembelajaran, penggunaan, reproduksi, maupun pementasan karya perlu memperhatikan identitas pencipta, etika profesional, serta ketentuan yang berlaku.

Pendekatan tersebut tidak dimaksudkan untuk membatasi ruang tumbuh karya, melainkan membangun budaya berkesenian yang saling menghormati antara pencipta, pelatih, penari, komunitas, dan pengguna karya.

MEMPERLUAS JEJARING, MEMPERKUAT EKOSISTEM

Roadshow empat kota ini menjadi bagian dari upaya Rumah Kreatif Damar Art untuk memperluas jejaring seni dan membangun kolaborasi bersama komunitas, institusi pendidikan, sanggar, serta para pelaku seni di Jawa Timur.

Damar Art berharap kegiatan ini dapat melahirkan ruang pembelajaran tari yang berkelanjutan sekaligus memperkuat apresiasi terhadap seni tradisi yang terus dikembangkan melalui kreativitas dan inovasi.

Lebih jauh, workshop ini menjadi bagian dari perjalanan Damar Art dalam menyebarluaskan karya sekaligus pengetahuan penciptaan seni yang berakar pada budaya Nusantara.

Wanci Kahuripan dan Tanjung Gemirang tidak hanya dipelajari sebagai rangkaian gerak, tetapi sebagai pengetahuan, pengalaman, nilai, dan identitas budaya yang perlu dipahami sebelum diteruskan kepada generasi berikutnya.

Damar Art percaya bahwa regenerasi seni tidak cukup hanya dengan mewariskan karya. Regenerasi harus dibangun melalui transfer pengetahuan, pengalaman artistik, penghargaan terhadap penciptaan, serta keberanian generasi muda untuk terus mengembangkan kebudayaan.

Salam Damar Art Kuat 💪
Salam Damar Art Murub 🔥
Salam Seni dan Budaya 🙏

#DamarArt #RumahKreatifDamarArt #WorkshopTariDamarArt #WorkshopTari #WanciKahuripan #TanjungGemirang #TariBanyuwangi #SeniTari #BudayaBanyuwangi #RegenerasiSeni #EkosistemSeni #TransferPengetahuan #HKISeni #KaryaTari #Gresik #Surabaya #Malang #Pasuruan #JawaTimur

Berita

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Asesor UNESCO Kagum Saksikan Tari Nusantara Wangi Damar Art
Rumah Kreatif Damar Art kembali mendapat kesempatan untuk memperkenalkan keka...
Sat, 8 August 2026 | 10:39
Rumah Kreatif Damar Art Terima Siswa PKL Jurusan Musik Populer SMK Manbaul Ulum Muncar
Rumah Kreatif Damar Art kembali membuka ruang pembelajaran bagi generasi muda...
Sat, 8 August 2026 | 10:37
Damar Art Raih Juara 1 Got Talent Sekarkijang 2026 melalui Niti Sandhya
Kabar membanggakan kembali datang dari Rumah Kreatif Damar Art. Dalam ajang S...
Sat, 8 August 2026 | 10:34
Tari Panorama Banyuwangi Hadir dalam Gala Dinner ASEAN-ID 2026
Rumah Kreatif Damar Art kembali mendapat kepercayaan untuk menghadirkan karya...
Sat, 8 August 2026 | 10:31