LUKAT: Sebuah Perjalanan Penyucian Diri dalam Karya Tari Rumah Kreatif Damar Art
LUKAT: Sebuah Perjalanan Penyucian Diri dalam Karya Tari Rumah Kreatif Damar Art
Fri, 7 August 2026 2:50
Screenshot (540)

Ketika “Terlepas” Menjadi Jalan untuk Menemukan Kembali Diri

BANYUWANGI — Rumah Kreatif Damar Art kembali menghadirkan karya tari baru melalui “Lukat”, sebuah karya yang berangkat dari gagasan tentang kesadaran diri, penyucian, dan usaha manusia untuk melepaskan diri dari peristiwa buruk yang membelenggu kehidupan.

Secara makna, Lukat berarti terlepas. Kata tersebut menjadi pijakan utama dalam membangun gagasan karya: sebuah proses ketika seseorang berusaha melepaskan diri dari beban, membersihkan jiwa dan pikiran, sekaligus menemukan kembali keseimbangan dalam dirinya.

Karya ini juga berangkat dari praktik ritualitas masyarakat yang dipercaya sebagai upaya membersihkan diri secara spiritual, termasuk menangkal maupun mengobati penyakit yang diyakini muncul akibat suatu wabah atau gangguan tertentu.

Lebih jauh, Lukat menyentuh pengalaman manusia ketika berhadapan dengan konsekuensi dari perbuatannya sendiri—termasuk keyakinan tentang kualat, ketika tindakan buruk yang dilakukan seseorang dipercaya kembali kepada dirinya.

Gagasan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa gerak oleh Lista Dewi Ramadhaningrum, S.Sn. selaku koreografer, dengan Ellisya Nanda Agustin sebagai asisten koreografer.

Sajian musik digarap oleh Achzana Ilhamy, S.Sn., sementara naskah dikembangkan oleh EP Albatiruna.

Karya ini melibatkan tujuh penari, yaitu Wiji Amelia Putri, Anggi Dinda Noviana, Shinta Maulidya, Denisa Meta Nurvianti, Zhivana Inezya Putri, Mauren Putri Claresta, dan Kejora Putri.

Proses musikal didukung oleh Gilang Bayu Saputra, Nadzar Rangga Iqbal Tara, Eka Julian Nur Nugraha, Dwi Nanda Setiawan, Achzana Ilhamy, Nadia Sevira Putri Hidayat, Niluh Juliar, dan Ananda Mahardika.

Sementara aspek produksi didukung oleh Rumah Rekam Banyuwangi, Ahmad Fauzi, S.Pd., Divi Art Shop Banyuwangi, Damar Art Collection, serta para peserta didik kelas Musik Sidopekso.

Terlepas Bukan Berarti Melupakan

Lukat mengajak kita memahami bahwa proses melepaskan bukan selalu berarti menghapus masa lalu.

Terkadang manusia perlu menyadari kesalahannya, menerima konsekuensinya, membersihkan kembali pikiran dan batinnya, kemudian melangkah dengan kesadaran yang baru.

Lukat menjadi perjalanan tentang keberanian untuk melepaskan, menyucikan, dan kembali menemukan diri.

Diproduksi oleh Rumah Kreatif Damar Art.

Salam Damar Art Kuat! 💪
Salam Damar Art Murub! 🔥
Salam Seni dan Budaya!

#DamarArt #RumahKreatifDamarArt #Lukat #KaryaTariLukat #ProduksiKaryaDamarArt #TariLukat #SeniTari #KoreografiBanyuwangi #RitualTradisi #BudayaBanyuwangi #SeniTradisionalBanyuwangi #PenyucianDiri #KearifanLokal #SeniPertunjukan #Banyuwangi #DamarArtBanyuwangi #DamarArtMurub

Uncategorized

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Workshop Tari Damar Art 2026: Dari Kota ke Kota, Damar Art Bergerak: 4 Kota Jawa Timur Jadi Ruang Sinau Bareng Seni Tari
Jawa Timur, 2026 — Rumah Kreatif Damar Art kembali memperluas perjalanan berk...
Tue, 8 September 2026 | 8:29
Semarak Kemerdekaan Bersama Damar Art 2026: Mengenang Perjuangan Pahlawan Bangsa
Banyuwangi, 17 Agustus 2026 — Semangat kemerdekaan terasa meriah di pelataran...
Sat, 22 August 2026 | 3:08
DAMAR ART GOES TO MAGELANG: Membawa “Wanci Kahuripan” ke Festival Bhumi Atsanti V
Magelang, 22 Agustus 2026 — Rumah Kreatif Damar Art kembali membawa karya sen...
Sat, 22 August 2026 | 3:06
WORKSHOP TARI DAMAR ART SIAP SAMBANGI 4 KOTA JAWA TIMUR, BAWA WANCI KAHURIPAN DAN TANJUNG GEMIRANG
GRESIK – SURABAYA – MALANG – PASURUAN. Rumah Kreatif Damar Art kembali memper...
Sat, 8 August 2026 | 10:41