
Membaca Takdir, Perjalanan, dan Kehidupan Seorang Gandrung
Rumah Kreatif Damar Art menghadirkan karya tari “Wanci Kahuripan”, sebuah karya yang mengangkat perjalanan kehidupan seorang Gandrung dengan segala dinamika, tantangan, dan takdir yang menyertainya.
Karya ini diproduksi oleh Komunitas Damar Art dengan Eko Ari Bawanto, S.Sn. sebagai pimpinan produksi, Lista Dewi Ramadhaningrum, S.Sn. sebagai sutradara sekaligus koreografer, serta Ellysa Nanda Agustin sebagai asisten sutradara. Komposisi musik digarap oleh Achzana Ilhamy, S.Sn., dengan dukungan tim audio SR Studio dan tim visual SV Images.
Wanci Kahuripan berangkat dari gagasan bahwa setiap manusia memiliki takdir dan jalan hidup masing-masing. Dalam karya ini, sosok Gandrung menjadi pusat refleksi mengenai kehidupan seorang seniman yang memilih jalan untuk digandrungi sekaligus harus menghadapi berbagai konsekuensi dari pilihan hidupnya.
Menjadi Gandrung bukanlah perjalanan yang sederhana. Di balik keindahan pertunjukan dan sorotan penonton, terdapat lika-liku kehidupan, tekanan sosial, serta keteguhan hati yang harus dimiliki seorang Gandrung dalam menjalani profesinya.
Melalui bahasa gerak, musik, dan ekspresi panggung, Wanci Kahuripan mencoba menghadirkan sisi manusiawi dari seorang Gandrung. Sebuah perjalanan tentang keberanian menjalani takdir, menghadapi lingkungan, dan tetap berdiri dengan keyakinan terhadap jalan hidup yang dipilih.
Karya ini menjadi bagian dari perjalanan kreatif Damar Art dalam membaca kembali kesenian Banyuwangi melalui perspektif yang lebih dekat dengan kehidupan manusia di balik tradisi.
Salam Damar Art Kuat 💪
Salam Damar Art Murub 🔥
Salam Seni dan Budaya.
#WanciKahuripan #DamarArt #KomunitasDamarArt #DamarArtBanyuwangi #TariBanyuwangi #TariGandrung #GandrungBanyuwangi #SeniTari #SeniTradisionalBanyuwangi #KaryaTari #DamarMurub