Eka Julian Nur Nugraha
Jabatan : Pelatih Musik
- 083857060736
- [email protected]
Profil Singkat
Banyuwangi, 5 Juli 2005
"jangan berhenti jika kamu cuma merasa lelah, berhentilah ketika semua sudah selesai"
Lahir di Banyuwangi pada 5 Juli 2005, Eka Julian Nur Nugraha tumbuh dalam keluarga sederhana yang menanamkan nilai-nilai kasih sayang, kerja keras, tanggung jawab, dan rasa syukur. Lingkungan keluarga menjadi fondasi yang membentuk karakter serta semangatnya untuk terus belajar dan berkembang. Sejak usia dini, Eka meyakini bahwa setiap kesempatan adalah ruang untuk bertumbuh, sementara setiap proses merupakan bagian penting dalam membentuk jati diri.
Ketertarikannya terhadap dunia seni, khususnya musik, tumbuh seiring perjalanan hidup yang membawanya semakin dekat dengan kebudayaan Banyuwangi. Kecintaan tersebut kemudian berkembang menjadi sebuah komitmen untuk mendalami seni musik sebagai media berekspresi sekaligus ruang pengabdian.
Perjalanan itu semakin menemukan arah ketika ia bergabung dengan Rumah Kreatif Damar Art, sebuah ruang belajar yang tidak hanya mengembangkan kemampuan artistik, tetapi juga membentuk cara pandangnya tentang arti kolaborasi, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai seorang seniman. Bersama Rumah Kreatif Damar Art, Eka belajar bahwa musik bukan sekadar rangkaian nada yang diperdengarkan kepada penonton, melainkan bahasa yang mampu menyampaikan gagasan, membangun emosi, serta menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya. Setiap proses latihan, penciptaan karya, hingga pertunjukan menjadi ruang pembelajaran yang memperkaya kemampuan musikal sekaligus memperkuat keyakinannya bahwa seni memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.
Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui pendidikan formal di Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya. Di lingkungan akademik, Eka memperluas wawasan mengenai teori, praktik, dan estetika musik, sekaligus mengembangkan kemampuan kreatif dalam proses penciptaan karya. Baginya, pendidikan bukan hanya sarana memperoleh ilmu, tetapi juga ruang untuk menghubungkan tradisi dengan gagasan-gagasan baru agar seni budaya Indonesia tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Salah satu tonggak penting dalam perjalanan kreatifnya adalah ketika dipercaya sebagai penata musik untuk karya tari anak Lencatan. Karya tersebut menjadi pengalaman berharga yang memperlihatkan bagaimana musik mampu membangun suasana, menghidupkan gerak, sekaligus memperkuat pesan yang ingin disampaikan melalui pertunjukan. Dari proses tersebut, Eka semakin memahami bahwa seorang penata musik bukan hanya menciptakan iringan, tetapi turut membangun jiwa sebuah karya pertunjukan.
Di setiap perjalanan berkesenian, Eka selalu meyakini bahwa keberhasilan lahir dari kesediaan untuk terus belajar dan bekerja sama. Kemampuan beradaptasi, keterbukaan terhadap masukan, serta semangat kolaboratif menjadi prinsip yang ia pegang dalam setiap proses kreatif. Baginya, seni merupakan ruang yang mengajarkan kerendahan hati, ketekunan, dan penghargaan terhadap setiap individu yang terlibat dalam sebuah karya.
Bagi Eka Julian Nur Nugraha, musik adalah jalan untuk mengabdi kepada kebudayaan. Bersama Rumah Kreatif Damar Art, ia berkomitmen untuk terus menciptakan karya-karya yang tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga mampu menjadi media pendidikan, pelestarian budaya, dan inspirasi bagi generasi muda. Ia percaya bahwa setiap nada yang dimainkan dengan ketulusan akan menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam menjaga harmoni antara manusia, budaya, dan kehidupan.
Pendidikan
Mahasiswa
Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya